Diam-diam Harga Kedelai Turun, Ada Apa?

Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin mengungkapkan, harga kedelai impor sekarang ini sudah mulai berangsur turun. Menurutnya kenaikan harga kedelai terjadi karena harga di negara asalnya seperti Amerika Serikat (AS) dan Brasil juga sudah murah.

“Sudah mulai turun. Karena kedelai yang baru dipanen di AS atau Brasil itu kedelai yang baru dipanen harganya murah,” kata Aip kepada CNBC Indonesia, Senin (15/1/2024).

Aip menyebut harga kedelai saat ini sudah berkisar Rp11.000 per kg di Indonesia.

“Harga Rp11.000 (per kg) sudah sampai di Indonesia, dan ada juga yang sudah sampai di perajin tahu tempe. Karena harga importir ada yang Rp10.750 ada yang Rp10.900 (per kg) gitu ya, sehingga harga di perajin itu ditambah biaya angkut antara Rp300-500, tergantung jaraknya,” jelasnya.

Sementara saat harga kedelai tinggi dan pasokan yang langka, Aip mengaku para perajin tidak bisa menaikkan harga jual tempe tahu di pasaran. Akan tetapi, saat terjadi kelangkaan tersebut mereka memutuskan untuk mengurangi produksinya.

“Pada waktu kedelai langka, itu yang namanya perajin tempe tahu banyak yang tidak produksi, banyak yang mengurangi produksinya. Kalau untuk menaikkan harga pada umumnya agak sulit, karena memang ya begitulah culture budaya-nya itu,” ujarnya.

Aip mengatakan, apabila normalnya setiap bulan para perajin tempe tahu menghabiskan 250 ribu ton kedelai untuk memproduksi. Pada saat terjadi kelangkaan, mereka hanya menghabiskan kurang dari 200 ribu ton dalam sebulan.

“Produksinya lebih sedikit, sehingga (jika) biasanya itu satu bulan kita rata-rata menghabiskan 250 ribu ton kedelai impor maupun lokal. Nah kemarin itu, beberapa bulan ini di bawah 200 ribu ton kedelai yang diproduksi jadi tahu tempe,” tutur dia.

Adapun untuk harga jual tempe tahu sekarang ini, kata Aip, harganya beragam, namun lebih kurang berada di kisaran harga Rp11.000-Rp12.000 per 1 kg tempe maupun tahu.

“Harganya macam-macam. Misalnya kalau di daerah Pasar Minggu misalnya, tempe itu sepotongnya ada yang Rp8.000, karena kan ada yang 200 gram, 250 gram, ada yang 500 gram. Jadi lebih kurang 1 kg nya itu kira-kira antara Rp11.000-Rp12.000 lah tempe itu. Kalau tahu nggak jauh beda,” pungkasnya. https://cekikikan.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*